To Do List 2019

Kurang dari satu bulan tahun 2018 akan berakhir. Tahun baru, resolusi baru, to be a better better me.

Mau bilang gampang-gampang susah, lah kok tiap posting selalu alasannya gitu. Hahaha…. Pertama kalinya membuka resolusi awal taun on public, jadinya ya mikir. Haduhhhh, alasan lagi πŸ˜€

Mensyukuri first anniversary mau kemana?

Insya Allah bulan pertama di awal taun, saya dan suami akan disambut hari jadi saya dan suami menikah. Suami sempat menanyakan kita mau kemana? Maaf sebelumnya kalau tujuan kami lagi-lagi ya jalan-jalan πŸ˜€

Saya yang belum liat kalender hari itu jatuh di hari apa, cuma bisa berdoa semoga pas weekend karena accounting dilarang libur di awal taun. Huhuhu… Alhamdulillah weekend dong, bisa berabe kalo pas weekday. Eh tapi mau kemanaaaa πŸ™

Semoga sebelum berganti taun saya sudah bisa menentukan mau kemana ya πŸ˜€

Part-timer to Full-timer

Kalau dalam akuntansi ada istilah cash to accrual yaitu untuk menjembatani perpindahan pencatatan laporan keuangan berbasis kas menjadi berbasis akrual, maka tahun 2019 saya bertekad melakukanΒ part-timer to full-timer bloggingΒ dengan memperbaiki rutinitas menulis blog yang awalnya sekali seminggu, bisa dua kali seminggu, syukur-syukur kalau bisa sehari sekali πŸ˜€

Memperbaiki Financial Planning

Menjadi seorang accounting bukan berarti saya pintar ngatur keuangan sendiri. Saya masih sering tertarik datang ke BBW walau buku yang diborong taun lalu masih numpuk belum kebaca. Hahaha… Kadang malah masih tergoda belok ke toko buku bandara, padahal harga buku impornya bisa beli 3 buku kalo ke BBW πŸ™ Window shopping di situs belanja online pun bisa membahayakan ketika jari sudah tidak bisa dikendalikan oleh pikiran. Duh! Sudah harus disempatkan buat belajar serius karena sekarang bukan lagi personal tapi family financial planner.

Target Buku Tahunan

Dua tahun ini agaknya saya mulai melupakan rutinitas ini. Menyalahkan kesibukan padahal diri sendiri yang kurang bisa manajemen waktu πŸ˜€ Beruntung memiliki suami yang mendukung kesibukan saya menulis di blog dan membaca buku. Katanya sih daripada saya sibuk main game di ponsel. Hehehe…. Tapi melihat tumpukan buku di lemari, saya memang perlu menyelesaikannya sebelum BBW tahun berikutnya datang lagi πŸ˜€ Paling gak target satu buku tiap bulannya. Bismillah…

Semakin ke timur Indonesia

Sebagai perempuan single (ketika belum menikah) saya sangat susah mendapatkan ijin orang tua untuk bepergian (sendirian), alhasil saya harus mencari partner perjalanan. Dan itu tidak mudah. Akhirnya mimpi saya snorkeling di Kepulauan Derawan atau menjejak pulau Laskar Pelangi, meyakinkan saya bahwa mimpi bisa jadi kenyataan kalau kita meyakini dan mau berusaha. Demikian juga dengan kesempatan untuk bolak-balik ke Lombok dan punya tempat mudik setelah menikah. Hehehe, ternyata omongan adalah sebuah doa. Keinginan saya untuk semakin ke timur Indonesia terucap saat berada di Gili Kapal, Lombok Timur. Lain kali kita nyebrang ke Sumbawa yaaa…. Amiiin. Next mungkin keliling Indonesia πŸ™‚

Resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mendekatkan diri kepada Allah, dan seterusnya tentu saja jadi keinginan setiap saatnya, tapi lima yang spesifik saya sebutkan di atas.

Kalau kalian mau ngapain di 2019?

 

@uphiet_kamilah

By uphiet

An accounting who love books and do traveling to know more about the world than just a page

5 comments

  1. Mentang2 anak akuntansi bahasany pun akuntanasi wkkkk
    Eh iya nih buku2ku ya masih banyak yg numpukk
    Hadehhhh wkk
    Bagian timur Indonesia tambahin Papua buuu

  2. Istilah akuntansinya keren euy hahaha btw semoga semua resolusinya terwujud ya, Kak Uphiet, dan semoga semakin ke Timur … terus ke Timuuuurrr … bisa nyasar ke Ende haha πŸ˜€

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *