Blogger Perjalanan Favorit Uphiet

//Blogger Perjalanan Favorit Uphiet

Blogger Perjalanan Favorit Uphiet

Awal mula membuat blog tujuannya sederhana saja, menuangkan ide dan sharing apa yang bisa saya bagi saat itu. Alhasil isinya juga beraneka macam sesuai mood. Kadang isinya malah gak penting untuk dibagi, atau pernah ikut-ikutan seperti blog lain, bahas ini itu. Kemudian saya sempat mereview kembali blog saya, memikirkan kembali tulisan apa yang membuat saya begitu bersemangat ingin berbagi di blog. Pada akhirnya saya berlabuh pada dua tema penting dalam hidup saya, perjalanan dan buku.

Tentang pengalaman menulis kisah perjalanan, saya belajar banyak dari blog perjalanan lain, entah tema, dari sudut mana kisah diambil, dsb. Karena saya seringkali random visit, untuk mengumpulkan lagi mana blog perjalanan favorit saya termasuk susah karena harus mengingat lagi kemana saya pernah berkunjung. Hehehe….

The Naked Traveler by TrinityTraveler

Siapa yang tidak mengenal travel writer satu ini. Sebelum jaman instagram seterkenal sekarang, saya mengenal Trinity melalui buku-bukunya dan tulisan di blog. Mungkin kalau anak jaman now kenal Trinity sebagai travel influencer karena rekam jejaknya pada foto di Instagram.

Dengan belasan buku yang laris manis, tulisan Trinity banyak jadi referensi pejalan lain, termasuk saya. Trinity termasuk pejalan yang antimainstream, lebih memilih melakukan perjalanan sendirian tanpa terikat dengan tour travel dan mengunjungi tempat-tempat non wisata. Baca saja kisahnya melakukan perjalanan keliling dunia selama satu tahun dalam bukunya The Naked Traveler: One Year Around The World atau bila mengikuti instagram Trinity belakangan ini, dia baru saja melakukan perjalanan mengunjungi beberapa negara di Amerika Latin bahkan menemukan bandara terjelek di dunia versinya.

Rewritten by Windy Ariestanty

Pertama kali mengenal nama Windy Ariestanty adalah sebagai editor salah satu buku Raditya Dika. Menjadi moderator di event promo buku baru Raditya Dika, saya baru tau kalau mbak Windy adalah juga seorang penulis. Dan saya juga baru tau kalau dia lulusan dari kampus saya 😀 Beberapa buku tunggal maupun kolaborasi pernah ditulisnya baik novel maupun kisah perjalanan. Kemudian saya mengikuti tulisannya di blog.

Saya menyukai gaya menulisnya yang inspiratif. Bahkan bisa dikatakan jatuh cinta pada tulisannya di buku Life Traveler.  Tulisan mbak Windy tidak hanya menceritakan fakta atas perjalanan yang dilakukan, tapi juga sudut pandangnya yang mengena dan membuat kita ingin berhenti membaca sejenak dan tersenyum. Seringkali apa yang kita pikirkan dan tak bisa disampaikan dengan baik, disampaikan mbak Windy dengan tepat.

Travelerien by Katerina

Pertama kali mengunjungi blog mbak Katerina karena saya iseng ikut lomba blog yang diadakan di blognya. Meskipun gak menang (karena memang liat tulisan yang menang saya langsung minder :D) saya lanjut mengikuti tulisannya.

Baca tulisan perjalanan mbak Katerina saya semakin semangat melakukan hal yang serupa. Meskipun sudah berkeluarga, semangat melakukan perjalanan tidak berkurang. Ini adalah cita-cita saya dengan suami, tidak akan berhenti jalan-jalan meskipun sudah punya anak. Bismillah 😀

TutehTravel

Ketemu di Komunitas Blogger Perempuan Network, saya suka dengan tagline kak Tuteh di blognya “Traveling The World, Start From Your Hometown.”

Saya bermimpi suatu saat bisa melakukan perjalanan semakin ke timur Indonesia, kalau sekarang masih mentok sampai di Lombok Timur. Hehehe… Kak Tuteh tidak habis-habisnya punya bahan membahas kampung halamannya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Seakan merayu saya untuk segera mewujudkan mimpi ke sana 🙂

KadekArini

Pertama kali tau Kadek Arini sebenarnya dari instagram, kemudian mengikuti tulisannya di blog. Saya suka dengan semangat Kadek dalam melakukan perjalanan. Satu hal yang belum saya lakukan, meninggalkan zona nyaman dengan mengejar passion seperti yang dilakukan Kadek. Semoga aja suatu saat bisa 🙂

Satu keinginan yang tidak pernah terwujud adalah menjadi solo traveler alias melakukan perjalanan sendirian. Sebelum menikah keinginan ini terbentur ijin orang tua, dengan berbagai alasan yang hanya orang tua yang bisa merasakan. Sabarlah, nanti tunggu kamu menikah biar ada yang jaga. Hehehe… Agaknya keinginan orang tua lah yang terwujud. Sekarang saya punya partner yang menemani jalan kemana-mana.

Alhasil begini lah saya, punya referensi blog perjalanan yang semua penulisnya perempuan. Kalau dulu memimpikan jadi solo traveler sekarang hanya cukup mengagumi mereka yang berani melakukan perjalanan seorang diri. Saya bersyukur doa orang tua terkabul. Saya jadi punya partner perjalanan dan tidak perlu lagi ijin orang tua. Hehe…

 

@uphiet_kamilah

By | 2018-11-28T05:30:24+00:00 November 28th, 2018|Categories: Uncategorized|Tags: , |9 Comments

9 Comments

  1. Miyosi November 28, 2018 at 3:51 pm - Reply

    Di antara amuany yg paling sering kutengok y trinity

    • uphiet November 28, 2018 at 9:11 pm - Reply

      Yg itu sih udah legend banget 😁

  2. Ewafebri November 28, 2018 at 10:15 pm - Reply

    Saya kenalnya Tuteh.. hihi… Saya baca Blognya, karena bahasanya jenaka dan “ada-ada aja” . Dan mbaknya multi talenta kayaknya.. luar biasaa..

  3. Tuteh November 29, 2018 at 1:43 am - Reply

    Saya duduk di pojokan. Terus nangis sejadinya. Nama saya ada di sini. Hwaaaaaaa *cubit-cubit Dinosaurus* huhuhu. Terimakasih Kakak Uphiet 😍 Percayakah kalau saya bilang web/blog ini yang pertama saya kunjungi pas gabung di BP? Haha…

    Mari ke Ende. Mari ke NTT. Selalu ditunggu.

    • uphiet November 29, 2018 at 3:10 am - Reply

      Terima kasih kakak Tuteh yang selalu berkunjung ke blogku, bikin semangat nulis terus 🙂

      • Tuteh November 29, 2018 at 8:37 am - Reply

        Horeeeee mari saling menyemangati!

  4. Reyne Raea December 1, 2018 at 8:42 am - Reply

    Keren-keren semua ya mba blogger travelernya.
    Saya sering baca yang no. 1
    Tapi belom pernah sama sekali ubek2 blognya.

    Saya emang bukan traveler sejati hihihi.

    Saya tuh kagum banget ama para travel blogger, mereka bener2 menyumbang banyak hal dalam dunia pariwisata.
    Karena merekalah, pariwisata Indonesia bisa dikenal banyak orang 🙂

    • uphiet December 1, 2018 at 9:20 am - Reply

      Bener banget mbak, kalo Saya kagum sama staminanya, gak capek2 jalan2 terus 😀

Leave A Comment